Analitik Lanjutan

Output tambahan untuk Disnaker & Diknas — semua data agregat.

Peringkat Jurusan Paling Terserap

Persentase lamaran Diterima per jurusan (min. 15 lamaran).

Rasio Kompetisi per Sektor

Rata-rata jumlah pelamar per satu lowongan (makin tinggi = makin ketat).

Distribusi Tingkat Keahlian Lulusan

Komposisi Pemula / Menengah / Mahir pada 8 keahlian terbanyak dimiliki pencaker.

Time-to-Hire & Bottleneck

Lama rata-rata tiap perpindahan status; tahap teratas = paling lama tertahan.

13.5 hari

rata-rata Terkirim → Diterima (383 lamaran)

Tren Pertumbuhan Pendaftaran

Pencari kerja & perusahaan baru terdaftar per bulan.

Keahlian: Diminta Industri vs Dimiliki Pencaker

Batang "diminta" jauh melebihi "dimiliki" = kelangkaan; sebaliknya = surplus. (12 terbanyak diminta)

Posisi Sulit Diisi (Keahlian Langka)

Orang dibutuhkan (lowongan aktif) vs kandidat tersedia (siap kerja). Indeks = dibutuhkan ÷ tersedia — makin tinggi makin sulit diisi.

Keahlian Dibutuhkan Tersedia Indeks
Manajemen Pergudangan 2 1 · Kritis
Pembukuan / Akuntansi Dasar 2 6 0.33× · Longgar

Kritis ≥2× / tanpa kandidat · Ketat 1–2× · Longgar <1×

★ Usulan Program / Jurusan Baru

Keahlian diminta industri tapi belum diajarkan jurusan manapun.

  • Manajemen Pergudangan diminta 73 lowongan · pelamar 1
  • Pengoperasian Forklift diminta 9 lowongan · pelamar 5

Sinyal untuk Diknas: pertimbangkan membuka program kompetensi ini.

★ Indeks Skill-Mismatch per Sektor

0 = keahlian yang diminta tersedia penuh di pasar · makin tinggi = makin timpang.

14.6

indeks keseluruhan (tertimbang)

Rumus: 100 × (1 − Σ(diminta × kecukupan) ÷ Σ diminta); kecukupan = min(1, tersedia ÷ diminta) per keahlian.

Ketimpangan Supply–Demand per Kecamatan

Pencari kerja vs lowongan. Pencaker ≫ lowongan = surplus tenaga kerja di wilayah itu.

Demografi Pencaker per Sektor

Komposisi gender pada 10 sektor preferensi terbanyak.

Rapor Kebekerjaan per SMK

Persentase lamaran Diterima tiap sekolah (min. 20 lamaran).

★ Deteksi Surplus Lulusan per Jurusan

Jarak lebar lulusan vs terserap = surplus (lulusan jauh melebihi daya serap).

Aliran SMK → Sektor Industri

Lulusan tiap sekolah (7 teratas) terserap ke sektor apa — komposisi lamaran Diterima.

★ Ukuran Talent Pool per Okupasi

Jumlah pencaker yang punya minimal satu keahlian relevan untuk tiap okupasi (KBJI) — perkiraan kedalaman kandidat.

Benchmark Skill-Match per Sektor

Rata-rata kecocokan keahlian pelamar terhadap lowongan, per sektor.

Sebaran Skill-Match (Semua Lamaran)

Distribusi skor kecocokan keahlian di seluruh lamaran.