Sebaran Tenaga Kerja per Kecamatan

Distribusi pencari kerja dan lowongan di seluruh kecamatan Kabupaten Subang

Pencari Kerja vs Lowongan per Kecamatan

Kecamatan dengan pencari kerja banyak tapi lowongan sedikit menunjukkan ketimpangan pasar kerja.

Tabel Detail per Kecamatan

# Kecamatan Pencari Kerja
1 Legonkulon 17
2 Tanjungsiang 16
3 Pabuaran 15
4 Tambakdahan 14
5 Kalijati 14
6 Blanakan 13
7 Cijambe 12
8 Cipunagara 12
9 Cibogo 12
10 Patokbeusi 12
11 Pusakajaya 10
12 Compreng 10
13 Pagaden 10
14 Pagaden Barat 9
15 Binong 9
16 Ciasem 9
17 Dawuan 8
18 Serangpanjang 8
19 Cikaum 8
20 Cisalak 8
21 Pusakanagara 8
22 Ciater 6
23 Sagalaherang 6
24 Jalancagak 5
25 Pamanukan 5
26 Subang 5
27 Cipeundeuy 5
28 Kasomalang 5
29 Purwadadi 5
30 Sukasari 5

"Tinggi" = kecamatan dengan konsentrasi pencari kerja terbesar relatif terhadap kecamatan lain. Perlu perhatian khusus dalam distribusi lowongan dan pelatihan.

Kompetensi Melampaui Jarak

Lulusan SMK yang berhasil diterima kerja di luar kecamatan asal — indikator utama kurikulum unggul. Data ini dapat digunakan Dinas Pendidikan sebagai bahan rekomendasi pengembangan kurikulum antar sekolah.

# Sekolah Asal Kec. Asal Kec. Kerja Diterima
1 STIKES Subang Tanjungsiang Jalancagak 3
2 SMK Bhakti Kencana Subang Patokbeusi Kasomalang 3
3 SMK Telkom Subang Pagaden Ciasem 2
4 SMA Negeri 1 Jalancagak Cikaum Blanakan 2
5 SMA Negeri 2 Subang Pabuaran Cisalak 2
6 SMK Islam Subang Pagaden Barat Jalancagak 2
7 SMA Negeri 1 Blanakan Jalancagak Ciasem 2
8 SMK Negeri 1 Blanakan Pabuaran Ciasem 2
9 SMK Negeri 1 Pagaden Tambakdahan Legonkulon 2
10 SMK Muhammadiyah Subang Binong Jalancagak 2
11 SMA Negeri 1 Ciasem Patokbeusi Ciasem 2
12 SMK Negeri 1 Ciasem Serangpanjang Blanakan 2
13 SMK Negeri 1 Pagaden Tambakdahan Cipunagara 2
14 SMK Pasundan 2 Subang Kasomalang Cikaum 2
15 SMA Negeri 1 Patokbeusi Pusakanagara Cisalak 2

Rekomendasi untuk Dinas Pendidikan

SMK di posisi teratas terbukti menghasilkan lulusan yang diminati industri lintas wilayah. Sekolah yang berdekatan secara geografis dengan kawasan industri penerima namun belum masuk daftar ini dapat mengadopsi kurikulum atau program magang dari sekolah-sekolah unggulan tersebut.